Di banyuwangi terdapat tempat bersejarah umat Tionghoa dan tempat tersebut juga dijadikan sebagai tempat peribadatan umat Tionghoa. Bertempat di kelurahan karangejo kecamatan kota Banyuwang , tepatnya didaerah pecinan, tempat dimana orang-orang banyuwangi keturunan cina tinggal. Tempat itu adalah Klenteng Ho Tong Bio, klenteng tersebut dijuluki benteng perlindungan bagi orang-orang cina dan didirikan sekitar tahun 1768-1764 oleh Tan Hu Cin Jin.

Pembangunan Klenteng Ho Tong Bio diperuntuhkan untuk mengenang jasa seorang kapiten yang bernama Tan Hu Cin Jin, yang saat itu terjadi pembantaian orang cina oleh Batavia. Kemudian sang kapiten dan para krunya memimpin pelarian orang-orang cina, tetapi kapalnya terdampar di Banyuwangi dan akhirnya mereka memutuskan untuk tinggal di Banyuwangi. Untuk mengenang jasa dan menghormati kebesaran sang nahkoda tersebut, maka setiap hari kelahiranya diperingati secara besar-besaran.

Setiap awal Tahun Baru Imlek, Klenteng Hoo Tong Bio melakukan ritual tolak bala (Hokkien=ci suak) dan ulang tahun bertahtanya Kongco Chen Fu Zhen Ren di Hoo Tong Bio. Perayaan ulang tahun diwarnai pluralisme kebudayaan dan seringkali menampilkan pertunjukan lokal seperti barongan, reog (Ponorogo), dan wayang kulit. Selain itu, juga dilakukan kegiatan sosial seperti donor darah, berbagai pertandingan olahraga, dan pembagian sembako kepada masyarakat kurang mampu.

Klenteng Ho Tong Bio memiliki arsitektur yang unik, mulai dari pintu gerbangnya hingga bangunan utamanya. Pintu utama untuk masuk ke klenteng memiliki tiga buah pintu, dua buah pintu dperuntuhkan untuk umat yanga akan melakukan sembahyang dan pintu depannya dikgunakan untuk melakukan acara ritual keagamaan. Klenteng tersebut didominansi oleh warna merah yang menurut kepercayaan orag cina berarti kegembiraan, kebahagiaan dan kesejahteraan.

Konsepnya pintu masuk utama pada klenteng ini didasari dari prinsip Yin dan Yang, yaitu sebelah kiri adalah pintu masuk (disimbolkan dengan simbol naga) sedangkan sebelah kanan adalah pintu keluar (disimbolkan dengan harimau putih). Orang cina percaya untuk masuk melalui pintu naga dan keluar melalui pintu harimau, arena memiliki arti simbolik memasuki keberuntungan (naga) dan keluar dari kemalangan (harimau). Sedangkan pintu tengah diperuntuhkan untuk para Roh Suci.

Bagaimana? Berminat wisata religi di Klenteng Ho Tong Bio?
Ayo singgah ke BANYUWANGI dan temukan hal-hal menarik di kota Banyuwangi…!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *