guamariabanyuwangiGua Maria Jatiningrum, Curahjati Banyuwangi

Gua Maria Curahjati merupakan salah satu tempat ziarah umat katolik di Dusun Curahjati(45 km dari Banyuwangi), Purwoharjao, Banyuwangi, dan merupakan tempat ideal untuk meditasi sebagai sarana berdevosi dan penghormatan kepada Bunda Maria.
Lokasi Gua Santa Maria tidak jauh dari Pantai Grajagan Banyuwangi.

Awal mula Gua Maria Curahjati dibangun pada tahun 1945/1955. Gua ini diberkati oleh Mgr AEJ Albers Ocarm pada tanggal 15 agustus 1965. Sebelum dikenal sebagai Gua Maria Curahjati, gua tersebut oleh orang sekitar dikenal dengan nama Gua Maria Waluyaning Tiyang Sakit. Kemudian namanya diganti menjadi Gua Maria Jatiningrum. Gua Maria Jatiningrum berada di Dusun Curahjati, Desa Grajagan, Kabupaten Banyuwangi bagian selatan. Dalam wilayah gerejani, dusun Curahjati termasuk wilayah Paroki Ratu Para Rasul Curahjati, Keuskupan Malang. Paroki ini merupakan salah satu dari tiga paroki yang ada di Kabupaten Banyuwangi (Paroki Banyuwangi dan Paroki Genteng) yang merupakan cikal bakal dari Keuskupan Malang.

Perkembangan Gereja di daerah ini berawal pada tahun 1925 dengan kedatangan orang-orang Katolik asal Boro, Kalibawang dan Kulonprogo. Beberapa dari mereka adalah orang-orang Katolik yang dipermandikan di Sendangsono pada tahun 1924. Empat tahun kemudian, tepatnya pada 12 Januari 1928, terjadi permandian pertama di Curahjati yang dilakukan oleh Pastor Emanuel Stutient OCarm. Gua Maria Jatiningrum merupakan salah satu buah iman dari umat Katolik di daerah ini.

Pembangunan gua tersebut diperuntuhkan Kepada Maria, Bunda yang Tak Bercela Hatinya Bunda Maria, Perawan yang amat manis, Bunda yang berbelas kasih, Ratu Sorga dan pengungsian bagi para pendosa, kami mempersembahkan diri kami kepada Hatimu yang tak bercela. Kami mempersembahkan kepadamu keberadaan kami dan seluruh hidup kami: Semua yang kami miliki, semua yang kami kasihi, seluruh keadaan kami. Kami mempersembahkan kepadamu tubuh kami, hati kami, jiwa kami, rumah kami, keluarga kami, negara kami. Inilah harapan kami bahwa setiap hal dalam diri kami, setiap hal di sekitar kami menjadi milikmu dan kami boleh ikutserta merasakan kehangatan rahmat kasih keibuanmu. Dan, semoga persembahan ini benar-benar berguna dan abadi, dan kami perbaharui kembali saat ini di bawah kakimu, ya Bunda Maria, janji baptis kami dan janji Komuni Pertama kami. Kami pun berjanji dengan mantap untuk selalu membela kebenaran iman kami yang suci, untuk hidup sebagai orang Katolik yang penuh dan setia kepada seluruh petunjuk ajaran Bapa Suci dan Bapa Uskup.
Kami berjanji pula untuk memelihara perintah–perintah Allah dan Gereja, khususnya untuk menguduskan hari Tuhan. Kami berjanji untuk membuat bagian kehidupan kami sedapat mungkin, sebagai praktek hidup orang Katolik yang menyenangkan dan menerima komuni suci. Kami berjanji kepadamu, ya Bunda Allah yang mulia, dan Bunda umat manusia yang lembut, untuk menempatkan seluruh hati kami ke dalam pelayanamu, mempercepat dan meyakinkan bahwa melalui pemerintahan hatimu yang tak bercela, Hati Puteramu yang patut disembah-sembah akan memerintah jiwa kami dan setiap jiwa, dalam negeri tercinta ini, dan dalam seluruh alam semesta di bumi dan di sorga. Amin.

Rute untuk menuju Gua Maria Curahjati tidaklah befitu sulit, dengan jalan yang cukup bagus dan pemandangan alam disekitarnya membuat perjalan menuju lokasi begitu menyenangkan,
Ada dua rute yang bisa dipakai menuju gua maria curahjati Dari Surabaya – Banyuwangi, Keluar kota Banyuwangi ke Jember setelah melewati Rogojampi belok ke kiri ke arah Purwoharjo – Pantai Grajagan, belok ke kiri ke Curahjati, lokasi Gua Maria Jatiningrum.
Dari Surabaya/Malang – Jember ke arah Banyuwangi, setelah di Genteng belok ke kanan ke arah Purwoharjo – Pantai Grajagan, belok ke kiri ke Curahjati, lokasi Gua Maria Jatiningrum.

Bagaimana? Berminat wisata religi di Gua Maria Curahjati?
Ayo singgah ke BANYUWANGI dan temukan hal-hal menarik di kota Banyuwangi…!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *