TENTANG BANYUWANGI

Banyuwangi adalah Kabupaten yang terletak di ujung timur pulau jawa. Disebelah utara, Banyuwangi berbatasan dengan Kabupaten Situbondo, sedangkan sebelah timur berbatasan dengan selat Bali dan sebelah selatan berbatasan denan Samudera Hindia.

Secara geografis Banyuwangi terletak pada koordinat 7’45’15’-80 43’2′ bujur timur. Posisi tersebut membuat Banyuwangi memiliki keanekaragaman pemandangan alam yang indah, kekayaan seni dan budaya serta adat tradisi.

Panorama alam yang indah dan mempesona membentang dari wilayah utara hingga selatan, serta wilayah barat hingga timur. Hamparan gunung, hutan dan pantai memberikan corak yang berbeda pada masing-masing daerah. Di sebelah utara terdapat kawah ijen yang memiliki keindahan danau yang tiada duanya di dunia. Disebelah Selatan, disuguhkan keajaiban taman nasional alas purwo dengan pantai Plengkung (G-Land) yang berombak tinggi menjadi surga peselancar dunia, dilengkapi dengan hutan alam yang masih perawan dan satwa liar yang habitatnya sudah langka.

Tak kalah menariknya dengan wisata di sebelah selatan kabupaten Banyuwangi adalah, Taman Nasional Merubetiri. Disinilah habitat asli Harimau Jawa yang merupakan satu-satunya di dunia. Selain itu, merubetiri juga sebagai tempat penangkaran penyu terbesar di Indonesia.

Tiga tempat tersebut merupakan sentral wilayah pengembangan pariwisata di Banyuwangi yang disebut dengan “TRIANGLE DIAMOND” atau “SEGITIGA BERLIAN”.

Banyuwangi juga kaya akan keanegaragaman seni dan budaya, serta adat tradisi. Salah satu kesenian khas Banyuwangi yang sudah terkenal adalah Tari Gandrung, merupakan tarian khas yang digunakan untuk menyambut para tamu, tarian ini menjadi maskot pariwisata Banyuwangi. Beberapa kesenian khas Banyuwangi antara lain: Seblang, Kuntulan, Damarwulan, Barong, Angklung, Kendang Kempul, Jaranan dan kesenian khas daerah lainnya.

Tidak ketinggalan pula adat tradisi di Banyuwangi yang setiap tahunnya selalu di laksanakan oleh masyarakat Banyuwangi: Petik Laut, Metik (Metik Padi dan Kopi), Rebo Wekasan, Kebo-keboan, Ruwatan, Tumplek Punjen, Gredoan, Endhog-endhogan dan masih banyak lagi adat tradisi di Banyuwangi.

Kerajinan daerah dan makanan khas hasil home industry penduduk lokal juga banyak di temui di Banyuwangi, seperti: Kerajinan batik tulis, Anyaman bambu, Kerajinan Bathok kelapa dan masih banyak lagi kerajinan khas Banyuwangi.

“Osing” adalah Suku Asli Banyuwangi dan memiliki budaya dan bahasa tersendiri. Di Banyuwangi berdampingan beberapa suku, antara lain: ¬†Jawa, Madura, Bali dan Banjar. Suku jawa menjadi mayoritas penduduk Banyuwangi.

Banyuwangi kota yang elok, dengan beragam tempat-tempat wisata eksotis khas tropis, Anda wajib menjadi saksi keelokan Banyuwangi.